Hiburan Dalam Islam

11 03 2009

Sekuat manapun jiwa, fikiran dan fisik seorang manusia, ada waktunya akan goyah juga oleh ujian hidup. Manusia tetap lemah, ia memerlukan istirahat dan ketenangan. Bukan hanya istirahat badan, tetapi istirahat jiwa dan fikiran. Bayangkan jika badan dibanting terus menerus ‘digempur’ dengan kerja keras, apa jadinya ?

Begitu jugalah manusia kalau dihentak oleh ujian hidup tanpa adanya hiburan. Jiwa resah dan pikiran bisa kusut. Seseorang akan jadi tidak tenang, dapat dengan mudah terpercik keresahan dan kemarahan. Hal ini justru akan bisa mengundang perpecahan antar manusia. Manusia melakukan berbagai cara untuk menghibur dirinya. Tetapi kerap ditemui bahwa hiburan yang ditemui adalah hiburan yang bersifat semu dan palsu. Kita perlu mengetahui arti hiburan sejati. Jika tidak, hati bukan semakin senang tetapi semakin susah. Akibatnya terjadilah kekosongan, ketegangan dan kebosanan jiwa. Inilah yang banyak dialami oleh manusia zaman modern ini -hiburan semakin pesat dan maju, tetapi orang yang ‘sakit jiwa’ ternyata semakin bertambah pula.

Hiburan sejati bertumpu di hati. Inilah hiburan yang hakiki. Ia sesuai dengan fitrah manusia tanpa menimbulkan efek samping yang negatif. Hiburan sejati menjadi obat bagi diri sendiri. Kesembuhannya awet dan berkepanjangan. Sifatnya menenangkan dan membahagiakan dan mengacu pada kenyataan yang ada. Sekiranya ada masalah, hiburan sejati akan menyelesaikannya bukan malah menambah masalah.

Sebaliknya hiburan palsu berdiri pada nafsu. Ia bertentangan dengan fitrah manusia. Sifatnya bukan saja tidak menyelesaikan masalah tetapi akan menambah masalah yang sudah ada. Efek sampingnya (negatif) sangat banyak. Ia melalaikan dan mempesona untuk sementara. Namun seketika itu pula, kesusahan akan datang kembali. Ia berlandaskan pada fantasi, angan-angan dan khayalan. Kita mesti dapat membedakan antara hiburan dengan perkara yang melalaikan. Misalnya sejam kita menghibur diri dengan hiburan yang melalaikan, kita akan lupa pada masalah yang sedang kita hadapi saat itu tetapi setelah itu, yakni setelah kembali ke alam realita, masalah akan datang kembali. Malah kadangkala lebih parah dari sebelumnya. Betapa banyak manusia yang masih gelisah walaupun sering menghibur diri dengan apa yang dikatakan ‘hiburan’ termasuk para penghibur. Baca entri selengkapnya »





Review: Koneksi Internet Menggunakan Telkomsel Flash

6 03 2009

Telkomsel Flash

Sebagai pengguna kartu halo telkomsel selama lebih dari 5 tahun, pas awal bulan Januari 2009 kemarin ada program Internet Unlimited Telkomsel Flash jadi pingin nyoba. Banyak pertimbangan yang perlu ditimbang dan keputusan yang akhirnya diputuskan untuk menggunakan T-Flash ini.  Baca entri selengkapnya »





Ayah Ibu dan Sikecil Kena Konjungtivitis!

6 03 2009

Alhamdulillah sekarang sudah agak mendingan dan bisa ngisi blog lagi setelah mulai 3 hari kemarin tidak bisa beraktivitas normal.. yah 3 hari kami sekeluarga kedatangan tamu tak diundang, namanya Mbah Konjungtivitis. Siapa tuh? hehehe itu mah penyakit, salah satu jenis penyakit mata yang very very menular. Tapi disini bukan untuk cerita penderitaan melainkan berbagi ilmu aja barangkali ada yang diri, keluarga, temannya kena penyakit keren ini jadi bisa mbantu sekaligus melakukan pencegahannya.

konjungtivitasGbr. Penyakit Konjungtivitis
NB: Gambar diatas bukan gambar mata saya. Gambar saya pilihkan yang masih enak dipandang, karena di google gambarnya norak-norak tidak sedap dipandang mata hehehe…

Baca entri selengkapnya »





Review: Jenius Dengan Metoda Hanifida

2 03 2009

Menghafal Al Quran bagi seorang muslim semestinya suatu keharusan. Al Quran sebagai kitab suci, mu’jizat, petunjuk, pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia selayaknya tidak hanya tersimpan dan terukir di lembaran-lembaran kertas atau media lain saja, tapi bagaimana cara untuk kita sebagai seorang muslim untuk senantiasa melekatkan Al Quran didalam dadanya atau hatinya dengan kata lain menghafalnya.

Sudah begitu banyaknya metode-metode menghafal Al Quran yang dijabarkan namun kembali kepada individu masing-masing, apakah ada niat dan tekad untuk dapat menghafal Al Quran. Namun telah menjadi sifat nafsu manusia yang senantiasa menghalang-halangi niatan untuk menghafal. Manusia justru lebih cenderung untuk meraih sesuatu yang sifatnya nyata, sesuai dengan sunnah kehidupan bahwasanya dunia ini dikuasai oleh hal-hal yang bersifatkan bisa dilihat, dirasa, diraba/sentuh, dan sejenisnya, untuk itulah dunia ini dikatakan alam dhohir.

Contoh yang nyata, si Fulan akan menempuh jalan/cara/metode apapun untuk meraih kekayaan, kedudukan atau hal yang berkaitan dengan keduniaan yang ia ingini, mulai dari cara yang mudah/praktis, sulit, baik, buruk, aman atau bahaya. Tentu dengan harapan dan angan-angan Fulan dapat meraih impiannya. Namun ketika Fulan dihadapkan dengan hal-hal yang bersifat bathin, akhirat, pahala, keselamatan/kebahagiaan yang abadi justru malah memandang dengan sebelah mata, padahal inilah yang hakiki sebagai salah satu risalah manusia dihidupkan di dunia ini. Jangankan berusaha meraihnya dengan segala cara/metode, menjalankan satu cara saja yang dianjurkan agamanya terkadang separuh-separuh. Tidak pernah terbesit dibenaknya bagaimana cara untuk menghafal Al Quran (sesuai topik kita), jika satu metode gagal atau kurang maksimal, bagaimana ia harus menyiasatinya, metode apalagi yang harus ia lakukan, kasarnya ‘pokoknya bagaimana caranya yang penting bisa menghafal Al Quran!’ Baca entri selengkapnya »





Jenius Dengan Metode Hanifida

2 03 2009

4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida
Hestiana Dharmastuti – detikNews

Jakarta – 4 Anak dari Jombang, Jawa Timur, mengundang decak kagum. Mereka mampu menghafal Alquran 30 juz dan artinya. Bahkan mereka menghafal deretan angka secara acak dalam tempo 2 menit.

Keempat anak itu adalah Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi’ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9).

Kejeniusan mereka tidak datang sendiri. Melainkan berkat metode menghafal Hanifida. Butuh waktu 1 bulan untuk menjadi jenius berkat metode belajar inovatif ini. Baca entri selengkapnya »





Blogging-pun Membutuhkan Niat Yang Mantap!

24 02 2009

Alhamdulillah, yah ini adalah posting pertama kali setelah bikin account baru di wordpress. Loh kok hari gini baru bikin? Disela-sela kesibukan (sok sibuk sih..) sebagai wiraswastawan muda  yang lagi hanyut dalam bidang yang saya tekuni, baru saat ini bisa memantapkan niat untuk nge-blog. Wah nge-blog aja pake niat mantap segala!

Sebenarnya niat mantapnya didukung 2 hal, yang pertama memang sudah saatnya terjun juga di dunia blogger, lah yang kedua sekarang sudah punya koneksi internet sendiri-unlimited dan mobile- sehingga pas untuk mewujudkan web blog ini.

Apakah itu Blog atau Weblog?

Sejenak bin sekilas saya munculkan kembali definisi dari Blog yang saya petik dari Mbah Wiki Pedia, Blog (singkatan dari weblog) adalah sebuah website yang umumnya dikelola oleh individual dengan penambahan uraian catatan/diary , kejadian, atau hal lain seperti foto dan video secara rutin/berkala. Uraian yang dikirim biasanya di tampilkan secara berurutan atau dalam bahasa lain menurut penanggalan. Baca entri selengkapnya »








Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.