<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Doddy Wirawan's Blog</title>
	<atom:link href="http://doddywirawan.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://doddywirawan.wordpress.com</link>
	<description>Selalu akan ada waktunya..</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Mar 2009 15:20:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='doddywirawan.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Doddy Wirawan's Blog</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://doddywirawan.wordpress.com/osd.xml" title="Doddy Wirawan&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://doddywirawan.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Hiburan Dalam Islam</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/11/hiburan-dalam-islam/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/11/hiburan-dalam-islam/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 15:12:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Risalah]]></category>
		<category><![CDATA[Malaysia]]></category>
		<category><![CDATA[Nasyid]]></category>
		<category><![CDATA[Rabbani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Sekuat manapun jiwa, fikiran dan fisik seorang manusia, ada waktunya akan goyah juga oleh ujian hidup. Manusia tetap lemah, ia memerlukan istirahat dan ketenangan. Bukan hanya istirahat badan, tetapi istirahat jiwa dan fikiran. Bayangkan jika badan dibanting terus menerus &#8216;digempur&#8217; dengan kerja keras, apa jadinya ? Begitu jugalah manusia kalau dihentak oleh ujian hidup tanpa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=33&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekuat manapun jiwa, fikiran dan fisik seorang manusia, ada waktunya akan goyah juga oleh ujian hidup. Manusia tetap lemah, ia memerlukan istirahat dan ketenangan. Bukan hanya istirahat badan, tetapi istirahat jiwa dan fikiran. Bayangkan jika badan dibanting terus menerus &#8216;digempur&#8217; dengan kerja keras, apa jadinya ?</p>
<p>Begitu jugalah manusia kalau dihentak oleh ujian hidup tanpa adanya hiburan. Jiwa resah dan pikiran bisa kusut. Seseorang akan jadi tidak tenang, dapat dengan mudah terpercik keresahan dan kemarahan. Hal ini justru akan bisa mengundang perpecahan antar manusia. Manusia melakukan berbagai cara untuk menghibur dirinya. Tetapi kerap ditemui bahwa hiburan yang ditemui adalah hiburan yang bersifat semu dan palsu. Kita perlu mengetahui arti hiburan sejati. Jika tidak, hati bukan semakin senang tetapi semakin susah. Akibatnya terjadilah kekosongan, ketegangan dan kebosanan jiwa. Inilah yang banyak dialami oleh manusia zaman modern ini -hiburan semakin pesat dan maju, tetapi orang yang &#8216;sakit jiwa&#8217; ternyata semakin bertambah pula.</p>
<p>Hiburan sejati bertumpu di hati. Inilah hiburan yang hakiki. Ia sesuai dengan fitrah manusia tanpa menimbulkan efek samping yang negatif. Hiburan sejati menjadi obat bagi diri sendiri. Kesembuhannya awet dan berkepanjangan. Sifatnya menenangkan dan membahagiakan dan mengacu pada kenyataan yang ada. Sekiranya ada masalah, hiburan sejati akan menyelesaikannya bukan malah menambah masalah.</p>
<p>Sebaliknya hiburan palsu berdiri pada nafsu. Ia bertentangan dengan fitrah manusia. Sifatnya bukan saja tidak menyelesaikan masalah tetapi akan menambah masalah yang sudah ada. Efek sampingnya (negatif) sangat banyak. Ia melalaikan dan mempesona untuk sementara. Namun seketika itu pula, kesusahan akan datang kembali. Ia berlandaskan pada fantasi, angan-angan dan khayalan. Kita mesti dapat membedakan antara hiburan dengan perkara yang melalaikan. Misalnya sejam kita menghibur diri dengan hiburan yang melalaikan, kita akan lupa pada masalah yang sedang kita hadapi saat itu tetapi setelah itu, yakni setelah kembali ke alam realita, masalah akan datang kembali. Malah kadangkala lebih parah dari sebelumnya. Betapa banyak manusia yang masih gelisah walaupun sering menghibur diri dengan apa yang dikatakan &#8216;hiburan&#8217; termasuk para penghibur.<span id="more-33"></span></p>
<p>Di dunia sekarang ini, para penghiburlah justru manusia yang paling tidak terhibur. Tanpa perlu membuat kajian dan penyelidikan pun, kita dapat menyebutkan nama para penghibur-khususnya artis-artis Barat-yang terlibat dengan obat-obatan, krisis rumahtangga, AIDS, sakit jiwa dan bahkan bunuh diri. Aneh, seharusnya penghibur adalah orang yang paling terhibur karena merekalah yang menghiburkan orang lain dengan lakonan, nyanyian lawak jenaka dan tariannya tetapi rupa-rupanya mereka terkadang penderita sakit jiwa !</p>
<p>Hiburan sejati berangkat dari hati yang tenang. Syarat bagi ketenangan hati ialah kebutuhan asasinya terpenuhi. Kebutuhan asasi bagi hati ialah iman. Firman Allah : &#8221; Ketahuilah olehmu bahwa dengan mengingat Allah itu hatimenjadi tenang.&#8221; (Ar Ra&#8217;d:28) Orang yang beriman akan mendapat kepuasan dengan hiburan yang bertumpu pada hati. Artinya, jika hati benar-benar disuburkan dengan iman, ia akanterhibur dari dalam.</p>
<p>Manusia yang benar-benar beriman dan kemudian menjadi orang yang bertaqwa (amin), cukup dengan hiburan yang datang dari dalam hatinya sendiri. Hiburan yang datang dari dalam ini, kalau diumpamakan air telaga, ia adalah air yang berasal dari mata air, bukan tertumpah dari luar. Air mata air lebih jernih, suci dan enak dari air yang lain. Begitulah hiburan yang datang dari hati, ia lebih membahagiakan, lebih kekal dan lebih indah dari hiburan-hiburan yang berasal dari luar.</p>
<p>Oleh itu orang yang beriman akan mendapat hiburan dengan :</p>
<p>1. Berhubung dengan Allah<br />
2. Bergaul dengan manusia<br />
3. Berinteraksi dengan alam ciptaan Allah<br />
4. Melaksanakan perintah Allah<br />
5. Menerima segala ketentuan dari Allah</p>
<p>1. Berhubungan dengan Allah Hanya dengan sembahyang misalnya, hati orang bertaqwa sudah terhibur. Sabda Rasulullah SAW : &#8221; Sejuk mataku di dunia dengan solat.&#8221; Kadang-kadang dengan mendengar azan, hati sudah terhibur. Rasulullah SAW pernah bersabda : &#8221; Wahai Bilal tenangkan kami dengan azanmu. &#8221; hati para mutaqqin terhibur dengan sembahyang karena mereka terasa seolah-olah sedang berisik-bisik, bermesra, mengadu dan merintih dengan kekasih hatinya. Ah, siapa yang tidak terhibur kalau sudah bertemu kekasih?</p>
<p>2. Melaksanakan perintah Allah<br />
Apabila melaksanakan perintah Allah, mereka terhibur karena merasakan perintah itu datang dari kekasihnya. Kalau yang menyuruh kekasih, apa lagi yang ingin disusahkan? Kalau sudah cinta, lautan api pun sanggup dilayari. Mereka merasa nyaman dengan ibadah. Orang yang tidak tahu menyangka mereka menderita, tetapi mereka sebenarnya bahagia. Contohnya, bukankah perintah hijrah itu sangat melelahkan, tetapi sejarah telah membuktikan betapa gembiranya hati sahabat Abu Bakar bila diajak berhijrah oleh Rasulullah SAW.</p>
<p>3. Bergaul dengan manusia<br />
Orang yang telah mendapat hiburan sejati, tenang sikapnya. Oleh itu bila bergaul dengan manusia, mereka terhibur dan menghiburkan. Pancaran kasih sayang pada wajah, sikap dan tutur katanya menyenangkan. Bagi orang beriman, kasih sayang dalam pergaulan memberi hiburan yang sangat bernilai. Dia menyayangi dan rasa disayangi. Orang yang mendapat hiburan sejati tidak emosional atau cepat marah. Bahkanjika terusik pun dia mampu tertawa dan tersenyum. Begitulah yang berlaku pada diri para Rasul, Nabi, Waliyullah dan orang-orang soleh. Mereka boleh bersabar dengan pelbagai ragam dan kerenah manusia. Bila bersalah, mudah<br />
meminta maaf ; bila orang bersalah mudah pula memaafkan. Dia banyak memberi, sedikit menerima.Sebaliknya, manusia yang tidak mendapat hiburan sejati menjadi seorang pemarah, pendendam, emosional, murung dan kesepian. Mereka tidak terhibur dan tidak dapat menghibur. Dalam pergaulan, mereka selalu menyakiti orang<br />
lain karena merasa mendapat &#8216;hiburan&#8217; dengan melepaskan keresahan yang terpendam dalam hatinya. Ini akan menambahkan masalah karena orang yang merasa disakiti akan berusaha membalas. Dari sudut psikologi, orang yang suka menyakiti tidak tahan kalau dia disakiti.</p>
<p>4. Menerima ketentuan hidup dari Allah<br />
Orang mukmin juga rasa terhibur dengan warna kehidupan yang dicorakkan oleh Allah. Hatinya senantiasa berprasangka baik kepada Allah, sehingga membuatnya tidak pernah resah. Diberi nikmat dan rasa terhibur, lalu syukur. Diberi kesusahan, mereka terhibur lalu sabar. Bila sakit, terasa keampunan. Hanya badan yang sakit, tetapi hati tetap kuat dan sehat. Bila sehat, terasa disirami rahmat. Bila Allah uji mereka dengan kegagalan, kemiskinan dan penderitaan, hati tetap berjaya, kaya dan bahagia. Mereka yakin firman Allah : &#8221; Celupan Allah, manakah yang lebih baik celupannya dari Allah. &#8221; ( Al Baqarah : 38 )</p>
<p>5. Melihat ciptaan Allah<br />
Orang yang beriman juga akan terhibur hanya dengan melihat alam ciptaan Allah. Timbul rasa tenang, gembira dan bahagia melihat pantai-pantai yang bersih, bukit bukau yang menghijau, laut yang berombak, langit yang biru dan air sungai mengalir jernih. Melihat, mendengar dan berfikir tentang keindahan-keindahan itu sudah cukup bagi merasai keindahan Penciptanya. Mereka inilah yang dapat menikmati maksud sabda Rasulullah SAW : &#8220;Sesungguhnya Allah itu indah. Dia sukakan keindahan. &#8221; ( Riwayat Muslim, AtTarmidzi, At Thabrani )</p>
<p>Sebaliknya bagi mereka yang tidak beriman atau lemah imannya, memerlukan hiburan sampingan yang sangat banyak. Walaupun sudah bermacam-macam jenis hiburan yang dinikmati tetapi hidup rasanya masih menjemukan. Mereka tidak pernah puas karena apa yang dinikmati hanyalah hiburan palsu &#8211; yakni umpama air laut yang semakin diminum, semakin haus. Maka berpindahlah mereka dari satu lagu ke lagu lainnya, dari satu tarian ke tarian yang lain, dari satu film ke film berikutnya, dari satu model baju ke model baju lainnya. Mereka terhibur seketika tetapi kemudian resah kembali. Jika iman telah disuburkan dalam hati, manusia tidak memerlukan lagi hiburan-hiburan lain yang banyak seperti sekarang ini. Sudah cukuplah berhibur dengan membaca Al Quran, mendengarkan nasyid, lagu-lagu tanpa muzik yang melalaikan, shalawat dan ibadah-ibadah yang lain. Semua itu sudah cukup memuaskan hati. Hal ini samalah ibarat orang yang sudah kenyang memakan makanan yang pokok, nasi atau roti, maka apa perlunya lagi &#8216;junkfood&#8217; yang tidak bergizi dan mengenyangkan itu ?</p>
<p>Namun ini tidak berarti orang beriman menolak langsung hiburan-hiburan dari luar mentah-mentah. Bagi mereka, hiburan lain itu boleh saja sebagai tambahan asalkan sesuai dengan syariat. Kedudukan hiburan lain bagi orang beriman umpama sambal atau pada hidangan utama. Memakan nasi dengan sambal dan ulam akan menambah selera. Alunan ayat suci Al Quran, nasyid yang mengagungkan Allah, selawat yang memuji Nabi dan orang-orang soleh, lagu yang menyuburkan semangat jihad, puisi yang menumbuhkan rasa kehambaan kepada Tuhan, pasti akan semakin menyuburkan lagi iman-sumber hiburan utama di dalam hati orang yang beriman.</p>
<p>Inilah garis pemisah antara hiburan sejati yang dinikmati oleh orang beriman dengan hiburan palsu yang melalaikan orang yang tidak beriman. Inilah hakikat yang masih belum meluas di mata masyarakat. Masih banyak yang menganggap jika Islam dihayati dan diamalkan, akan murunglah kehidupan. Tidak ada cerianya lagi karena kata mereka, Islam menolak hiburan. Tapi kini sudah terjawab bahwa Allah SWT telah menyediakan satu hiburan yang sejati kepada para hambaNya. Hiburan yang dapat dirasakan di dunia lagi sebelum hambaNya itu menikmati hiburan yang hakiki di syurga yang abadi. Sesungguhnya, tidak ada hiburan tanpa iman!</p>
<p>Catatan:</p>
<p>Artikel ini banyak tersebar di Internet dengan menambahkan &#8220;(Doddy Wirawan &amp; Dyla HM)&#8221; dibagian bawahnya. Contoh di link:</p>
<p>http://www.bogornasheedcentre.com/index.php?pilih=news&#038;mod=yes&#038;aksi=lihat&#038;id=17</p>
<p>http://ann.or.id/index.php?option=com_content&#038;task=view&#038;id=24&#038;Itemid=43</p>
<p>de el el</p>
<p>Jadi sekaligus revisi, bahwa artikel tersebut sebenarnya diberikan oleh kak Dyla HM  ke saya, insya Allah kalo tidak salah ingat artikel tersebut diatas adalah sebagian dari isi buku yang dibuat oleh Ustadz Sohibul Fadhil Sabikin (waktu itu beliau adalah produser dari tim Nasyid Rabbani Malaysia). Kak Dyla adalah istri dari Ust. Sohibul Fadhil Sabikin.</p>
<div class="mceTemp mceIEcenter">
<dl class="wp-caption aligncenter">
<dt class="wp-caption-dt"><img class="size-full wp-image-36" title="rabbani" src="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/rabbani.jpg?w=510" alt="Rabbani"   /></dt>
<dd class="wp-caption-dd"><span class="body_outer"></p>
<div style="font-size:10px;color:#000000;"></div>
<div>Dari kiri: Encik Asri Ibrahim, Datuk Abdul Shukor, Encik Khaizir, Dato&#8217; Kamal Teh, Toh Puan Mutiara Rokiah, YB Datuk Dr. Mashitah Ibrahim, Dato&#8217; Hj. Othman Desa dan Ustaz Sohibul Fadhil Hj. Sabikin (gbr: http://www.rabbani.com.my/v1/index.php?option=com_content&amp;task=view&amp;id=33&amp;Itemid=2)</div>
<p></span></dd>
</dl>
</div>
<p>Adapun format penulisan diakhir artikel jadi &#8220;Doddy Wirawan &amp; Dyla HM&#8221; itu cerita awal dari kawan pemilik situs cybernasyid.com (dulu.. sekarang dah off yah domainnya) yang saya forward artikel ini untuk dimasukkan di content webnya yang oleh empunya web ditambahkan tulisan &#8220;Doddy Wirawan &amp; Dyla HM&#8221;.</p>
<p>Nah, untuk itu jika menjumpai format penulisan itu dan tidak/belum diubah maka artikan saja &#8220;Doddy Wirawan &amp; Dyla HM&#8221; sebagai pengirim artikel bukan pengarang. Okey&#8230;</p>
<p>*) Terima kasih saya sampaikan buat kak Dyla dan Ust. Sohibul Fadhil Sabikin.. dulu sering chating dan kirim email.  Btw, kalau sudah jadi bukunya apa ya judul bukunya? diedarkan di Indonesia juga kah? <img src='http://s1.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/33/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/33/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=33&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/11/hiburan-dalam-islam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/rabbani.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">rabbani</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Review: Koneksi Internet Menggunakan Telkomsel Flash</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/review-koneksi-internet-menggunakan-telkomsel-flash/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/review-koneksi-internet-menggunakan-telkomsel-flash/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 14:55:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[acer aspire 4520]]></category>
		<category><![CDATA[se m600i]]></category>
		<category><![CDATA[telkomsel flash]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=29</guid>
		<description><![CDATA[Sebagai pengguna kartu halo telkomsel selama lebih dari 5 tahun, pas awal bulan Januari 2009 kemarin ada program Internet Unlimited Telkomsel Flash jadi pingin nyoba. Banyak pertimbangan yang perlu ditimbang dan keputusan yang akhirnya diputuskan untuk menggunakan T-Flash ini.  Sedikit mendeskripsikan lokasi, sekarang rumah ada di Sawojajar 2 dan Kantor di Sawojajar 1. Setelah cek [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=29&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-30 aligncenter" title="t-flash" src="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/t-flash.jpg?w=510" alt="Telkomsel Flash"   /></p>
<p>Sebagai pengguna kartu halo telkomsel selama lebih dari 5 tahun, pas awal bulan Januari 2009 kemarin ada program Internet Unlimited Telkomsel Flash jadi pingin nyoba. Banyak pertimbangan yang perlu ditimbang dan keputusan yang akhirnya diputuskan untuk menggunakan T-Flash ini. <span id="more-29"></span></p>
<p>Sedikit mendeskripsikan lokasi, sekarang rumah ada di Sawojajar 2 dan Kantor di Sawojajar 1. Setelah cek coverage area minim 3G ternyata masih terkover. Gapapalah toh dengan 3G (jika lancar) sudah lumayan untuk aktivitas browsing dalam mendukung pekerjaan. Meski dalam areanya daerah Sawojajar sudah paling pinggiran yang bisa terkover area 3G tapi bismillah dah, saya memutuskan ke Grapari yang lokasinya di jalan Bandung (bener yah <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )</p>
<p>Walhasil, proses pengajuan aplikasi berjalan lancar dan gak ribet soalnya saya sudah pake kartu halo jadi tinggal aktivasi saja.</p>
<p><strong>REVIEW KONEKSI!</strong></p>
<p>T-Flash sudah 1,5 bulan saya pake. Secara umum koneksinya cukup bagus, untuk kebutuhan mendukung pekerjaan yang banyak di dunia internet cukup lancar. Rata-rata download 50kbps.</p>
<p>Ohya flash back sedikit, sebelum saya memutuskan menggunakan T-Flash sempet juga sih lihat-lihat review di blog dan situs2 yang lagi hot ngrasani T-Flash, kebanyakan komentar mereka adalah TIDAK PUAS, KECEWA, dan sejenisnya. Namun dari review yang ada kebanyakan juga tidak menyebutkan 1 hal penting yang menjadi penyebab jeleknya koneksi T-Flash, yaitu <strong>coverage area</strong>. Umumnya hanya menonjolkan spek device yang digunakan saja yang canggih-canggih, saya pikir device canggih tapi lokasi jauh dari BTS alias diluar coverage area sama aja bo&#8217;ong.</p>
<p>Kembali ke studio.. jadi intinya T-Flash yang saat ini saya gunakan masih dalam kapasitas yang cukup baik dan lancar. Untuk T-Flash ini paling sering saya pake menggunakan laptop saya Acer Aspire 4520 dan modemnya karena masih nabung buat beli modem terpaksa masih pake HP SE M600i dengan perantara kabel USB dan terkadang Bluetooth.</p>
<p>Review saya buat apa adanya tanpa bermaksud berpromosi. Kalo nanti koneksi T-Flash suatu saat jadi jelek ya nanti saya kasih tahu hehe..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/29/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/29/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=29&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/review-koneksi-internet-menggunakan-telkomsel-flash/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/t-flash.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">t-flash</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayah Ibu dan Sikecil Kena Konjungtivitis!</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/ayah-ibu-dan-sikecil-kena-konjungtivitis/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/ayah-ibu-dan-sikecil-kena-konjungtivitis/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Mar 2009 13:58:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Family]]></category>
		<category><![CDATA[konjungtivitis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah sekarang sudah agak mendingan dan bisa ngisi blog lagi setelah mulai 3 hari kemarin tidak bisa beraktivitas normal.. yah 3 hari kami sekeluarga kedatangan tamu tak diundang, namanya Mbah Konjungtivitis. Siapa tuh? hehehe itu mah penyakit, salah satu jenis penyakit mata yang very very menular. Tapi disini bukan untuk cerita penderitaan melainkan berbagi ilmu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=26&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah sekarang sudah agak mendingan dan bisa ngisi blog lagi setelah mulai 3 hari kemarin tidak bisa beraktivitas normal.. yah 3 hari kami sekeluarga kedatangan tamu tak diundang, namanya Mbah Konjungtivitis. Siapa tuh? hehehe itu mah penyakit, salah satu jenis penyakit mata yang very very menular. Tapi disini bukan untuk cerita penderitaan melainkan berbagi ilmu aja barangkali ada yang diri, keluarga, temannya kena penyakit keren ini jadi bisa mbantu sekaligus melakukan pencegahannya.</p>
<p style="text-align:center;"><img class="size-full wp-image-27 aligncenter" title="conjunctivitis" src="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/conjunctivitis.jpg?w=510" alt="konjungtivitas"   />Gbr. Penyakit Konjungtivitis<br />
NB: Gambar diatas bukan gambar mata saya. Gambar saya pilihkan yang masih enak dipandang, karena di google gambarnya norak-norak tidak sedap dipandang mata hehehe&#8230;</p>
<p><span id="more-26"></span></p>
<p><strong>Definisi:</strong></p>
<p>Dari beberapa sumber nih die informasi bekisar (kayak nama ayam yah.. berkisar kali yee) penyakit mata Konjungtivitis.</p>
<p>Konjungtivitis adalah peradangan selaput bening yang menutupi bagian putih mata dan bagian dalam kelopak mata. Peradangan tersebut menyebabkan timbulnya berbagai macam gejala, salah satunya adalah mata merah.</p>
<p>Konjungtivitis dapat disebabkan oleh virus, bakteri, alergi, atau kontak dengan benda asing, misalnya kontak lensa.</p>
<p>Konjungtivitis virus biasanya mengenai satu mata. Pada konjungtivitis ini, mata sangat berair. Kotoran mata ada, namun biasanya sedikit.</p>
<p>Konjungtivitis bakteri biasanya mengenai kedua mata. Ciri khasnya adalah keluar kotoran mata dalam jumlah banyak, berwarna kuning kehijauan.</p>
<p>Konjungtivitis alergi juga mengenai kedua mata. Tandanya, selain mata berwarna merah, mata juga akan terasa gatal. Gatal ini juga seringkali dirasakan dihidung. Produksi air mata juga berlebihan sehingga mata sangat berair.</p>
<p>Konjungtivitis papiler raksasa adalah konjungtivitis yang disebabkan oleh intoleransi mata terhadap lensa kontak. Biasanya mengenai kedua mata, terasa gatal, banyak kotoran mata, air mata berlebih, dan kadang muncul benjolan di kelopak mata.</p>
<p>Konjungtivitis virus biasanya tidak diobati, karena akan sembuh sendiri dalam beberapa hari. Walaupun demikian, beberapa dokter tetap akan memberikan larutan astringen agar mata senantiasa bersih sehingga infeksi sekunder oleh bakteri tidak terjadi dan air mata buatan untuk mengatasi kekeringan dan rasa tidak nyaman di mata.</p>
<p>Obat tetes atau salep antibiotik biasanya digunakan untuk mengobati konjungtivitis bakteri. Antibiotik minum juga sering digunakan jika ada infeksi di bagian tubuh lain. Pada konjungtivitis bakteri atau virus, dapat dilakukan kompres hangat di daerah mata untuk meringankan gejala.</p>
<p>Tablet atau tetes mata antihistamin cocok diberikan pada konjungtivitis alergi. Selain itu, air mata buatan juga dapat diberikan agar mata terasa lebih nyaman, sekaligus melindungi mata dari paparan alergen, atau mengencerkan alergen yang ada di lapisan air mata.</p>
<p>Untuk konjungtivitis papiler raksasa, pengobatan utama adalah menghentikan paparan dengan benda yang diduga sebagai penyebab, misalnya berhenti menggunakan lensa kontak. Selain itu dapat diberikan tetes mata yang berfungsi untuk mengurangi peradangan dan rasa gatal di mata.</p>
<p>Pada dasarnya konjungtivitis adalah penyakit ringan, namun pada beberapa kasus dapat berlanjut menjadi penyakit yang serius. Untuk itu tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter mata jika terkena konjungtivitis.<br />
(Diambil dari: http://www.wartamedika.com/2008/02/konjungtivitis-mata-merah.html)</p>
<p><strong>Pengobatan:</strong></p>
<p>Untuk pengobatan ini saya paparkan berdasarkan pengalaman kemarin.</p>
<p>Kebetulan istri punya teman dokter, jadi tinggal call aja&#8230; tut tat tulit tut tut tit tat tut&#8230; halo.. bla bla bla.. sakit apa, gejala gimana, dan walhasil disuruh ngasih obat tetes mata yang judulnya Cendo Xitrol dan alternatif obat mata bentuk salep dengan judul Gentamicin.</p>
<p>Dicoba dicoba&#8230; yang dipake hanya Cendo Xitrol aja yang obat tetes mata itu. Singkat cerita 2-3 hari sudah berangsur-angsur pulih.</p>
<p><strong>Informasi Pengobatan dari sumber lain untuk ilmu ketahuan aja:</strong></p>
<p>Tidak semua infeksi mata perlu diobati jika penyebabnya virus. Namun, jika penyebabnya kuman, baik sejak awal maupun kuman yang menunggangi kemudian, diperlukan antibiotika. Terlebih jika infeksinya oleh trachoma yang komplikasinya bisa mengakibatkan kebutaan.</p>
<p>Ada dua macam obat untuk penyakit ini, salep dan tetes. Untuk penyakit infeksi mata yang berat, daya kerja salep lebih bertahan lama. Sebab, sesuai bentuknya, obat berbentuk salep lebih mudah menempel dan bertahan lama pada selaput lendir mata dibandingkan dengan obat tetes. Obat tetes lekas habis masa kerjanya karena mudah mengalir keluar lagi bersama air mata. Sehingga obat tetes lebih sering dipakai daripada obat berbentuk salep, mungkin setiap 3 &#8211; 4 jam sekali. Atau bisa lebih dari itu, sesuai tingkat keparahan infeksinya.</p>
<p>Salep kurang disukai sebab mengganggu pandangan dan memberikan rasa kurang enak di mata, selain kurang sedap dipandang. Lagi pula tidak semua pasien memakai salep mata secara benar. Mereka mengoleskan salep pada selaput lendir merah kelopak mata, bukan langsung pada biji mata, sehingga berlepotan mengenai bulu mata. Caranya mirip dengan cara mengoleskan odol pada sikat gigi. Di depan cermin, salep dioleskan pada sisi dalam kelopak mata bagian bawah dengan cara menarik kelopak mata bawah.</p>
<p>Belilah obat infeksi mata sesuai dengan resep dokter, karena obat mata yang ada dipasaran belum bisa sampai membunuh bibit-bibit penyakitnya dan tidak semua penyakit mata merah sama penyebabnya dan sama pula obatnya. Pemakaian obat mata sembarangan bisa membahayakan mata. Untuk infeksi mata yang dinilai parah, dokter mempertimbangkan pemberian obat minum, selain salep atau obat tetes mata.<br />
(Diambil dari: http://id.88db.com/id/Knowledge/Knowledge_Detail.page/Health_Medical/?kid=1863)</p>
<p><strong>Perhatian!</strong></p>
<p>Putri dari kakak istri saya yang terkena penyakit mata ini sembuh cukup dengan menggunakan obat tetes mata Insto. Waktu itu saya juga coba tapi hasil negatif alias tidak ada indikasi sembuh. Pas baca-baca ternyata <strong>penggunaan Insto itu tidak boleh terlalu sering!</strong> Jika sakit masih berlanjut segera hubungi mantri eh dokter aja biar aman terkendali.</p>
<p>Kesimpulan: Sharing pengalaman diatas jangan digunakan patokan mutlak untuk Anda menggunakan cara pengobatan seperti yang kami lakukan, selalu dan selalu dihimbau untuk tetap menghubungi dokter demi keselamatan dan kesehatan Anda.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=26&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/06/ayah-ibu-dan-sikecil-kena-konjungtivitis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://doddywirawan.files.wordpress.com/2009/03/conjunctivitis.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">conjunctivitis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Review: Jenius Dengan Metoda Hanifida</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/review-jenius-dengan-metoda-hanifida/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/review-jenius-dengan-metoda-hanifida/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 04:29:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Risalah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[Menghafal Al Quran bagi seorang muslim semestinya suatu keharusan. Al Quran sebagai kitab suci, mu&#8217;jizat, petunjuk, pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia selayaknya tidak hanya tersimpan dan terukir di lembaran-lembaran kertas atau media lain saja, tapi bagaimana cara untuk kita sebagai seorang muslim untuk senantiasa melekatkan Al Quran didalam dadanya atau hatinya dengan kata lain [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=24&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Menghafal Al Quran bagi seorang muslim semestinya suatu keharusan. Al Quran sebagai kitab suci, mu&#8217;jizat, petunjuk, pedoman dalam menjalani kehidupan di dunia selayaknya tidak hanya tersimpan dan terukir di lembaran-lembaran kertas atau media lain saja, tapi bagaimana cara untuk kita sebagai seorang muslim untuk senantiasa melekatkan Al Quran didalam dadanya atau hatinya dengan kata lain menghafalnya.</p>
<p>Sudah begitu banyaknya metode-metode menghafal Al Quran yang dijabarkan namun kembali kepada individu masing-masing, apakah ada niat dan tekad untuk dapat menghafal Al Quran. Namun telah menjadi sifat nafsu manusia yang senantiasa menghalang-halangi niatan untuk menghafal. Manusia justru lebih cenderung untuk meraih sesuatu yang sifatnya nyata, sesuai dengan sunnah kehidupan bahwasanya dunia ini dikuasai oleh hal-hal yang bersifatkan bisa dilihat, dirasa, diraba/sentuh, dan sejenisnya, untuk itulah dunia ini dikatakan alam dhohir.</p>
<p>Contoh yang nyata, si Fulan akan menempuh jalan/cara/metode apapun untuk meraih kekayaan, kedudukan atau hal yang berkaitan dengan keduniaan yang ia ingini, mulai dari cara yang mudah/praktis, sulit, baik, buruk, aman atau bahaya. Tentu dengan harapan dan angan-angan Fulan dapat meraih impiannya. Namun ketika Fulan dihadapkan dengan hal-hal yang bersifat bathin, akhirat, pahala, keselamatan/kebahagiaan yang abadi justru malah memandang dengan sebelah mata, padahal inilah yang hakiki sebagai salah satu risalah manusia dihidupkan di dunia ini. Jangankan berusaha meraihnya dengan segala cara/metode, menjalankan satu cara saja yang dianjurkan agamanya terkadang separuh-separuh. Tidak pernah terbesit dibenaknya bagaimana cara untuk menghafal Al Quran (sesuai topik kita), jika satu metode gagal atau kurang maksimal, bagaimana ia harus menyiasatinya, metode apalagi yang harus ia lakukan, kasarnya &#8216;pokoknya bagaimana caranya yang penting bisa menghafal Al Quran!&#8217;<span id="more-24"></span></p>
<p>Berikut ini diuraikan beberapa metode menghafal Al Quran yang diambil dari berbagai sumber, semoga bermanfaat:</p>
<p><strong>Metode Hanifida</strong><br />
Baca artikel sebelumnya. Sampai saat ini saya sendiri belum tahu detail teori dan prakteknya, katanya ada buku paketnya seharga 120 ribu. Tapi cari dimana ya? ada yang tahu?</p>
<p><span><strong>Cara Praktis Menghafal Al Quran</strong>, </span><span>artikelnya bisa didownload di:<br />
<a title="Menghafal Quran" href="http://www.islamhouse.com/d/files/id/ih_articles/id_Cara_Praktis_Menghafal_Quran.pdf" target="_blank">http://www.islamhouse.com/d/files/id/ih_articles/id_Cara_Praktis_Menghafal_Quran.pdf </a><br />
atau<br />
<a title="Menghafal Quran" href="http://www.islamhouse.com/d/files/id/ih_articles/id_Cara_Praktis_Menghafal_Quran.doc" target="_blank">http://www.islamhouse.com/d/files/id/ih_articles/id_Cara_Praktis_Menghafal_Quran.doc</a><br />
</span></p>
<div class="snap_preview">
<p style="text-align:justify;"><strong>Metode Menghafal Al Quran</strong>, diambil dari <a title="Menghafal Quran" href="http://dkmfahutan.wordpress.com/2007/08/02/metode-menghafal-al-qur%E2%80%99an/" target="_blank">http://dkmfahutan.wordpress.com/2007/08/02/metode-menghafal-al-qur%E2%80%99an/</a></p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini adalah salah satu dari metode bagi anda yang mau menghafal ayat-ayat dalam al Qur’an. Tapi yang perlu diperhatikan sebelumnya bahwa,</p>
<p style="text-align:justify;">Obat terbesar dalam menghafal dan memahami adalah taqwa kepada Allah SWT. <em>“Bertaqwalah kepada Allah, niscaya Dia mengajarimu”</em></p>
<p style="text-align:justify;">Imam Syafi;i berkata, <em>“Aku mengadukan perihal keburukan hafalanku kepada guruku, yang bernama Imam Waki’, lalu guruku berwasiat agar aku menjauhi maksiat dan dosa. Guruku kemudian berkata: ‘Muridku, ketahuilah bahwa ilmu adalah cahaya. Dan cahaya Allah tidak akan diberikan kepada orang-orang yang maksiat’”.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Adapun langkah-langkah menghafal al Qur’an, sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align:justify;">
<li>Hendaklah permulaan hafalan al Qur’an dimulai dari surat An Naas lalu al Falaq, yakni kebalikan dari urutan surat-surat al Qur’an. Cara ini akan memudahkan tahapan dalam perjalanan menghafal Al Qur’an serta memudahkan latihan dalam membacanya di dalam shalat baik.</li>
<li>Membagi hafalan menjadi dua bagian. Pertama, hafalan baru. Kedua, membaca al Qur’an ketika shalat.</li>
<li>Mengkhususkan waktu siang, yaitu dari fajar hingga maghrib untuk hafalan baru.</li>
<li>Mengkhususkan waktu malam, yaitu dari adzan Maghrib hingga adzan Fajar untuk membaca al Qur’an di dalam shalat.</li>
<li>Membagi hafalan baru menjadi dua bagian: Pertama hafalan. Kedua, pengulangan. Adapun hafalan, hendaknya ditentukan waktunya setelah shalat fajar dan setelah Ashar. Sedangkan pengulangan dilakukan setelah shalat sunnah atau wajib sepanjang siang hari.</li>
<li>Meminimalkan kadar hafalan baru dan lebih memfokuskan pada pengulangan ayat-ayat yang telah dihafal.</li>
<li>Hendaklah membagi ayat-ayat yang telah dihafal menjadi tujuh bagian sesuai jumlah hari dalam sepekan, sehingga membaca setiap bagian dalam shalat setiap malam.</li>
<li>Setiap kali bertambah kadar hafalan, maka hendaklah diulangi kadar pembagian pengelompokan pekanannya agar sesuai dengan kadar tambahan.</li>
<li>Hendaklah hafalannya persurat. Jika surat tersebut panjang, bisa dibagi menjadi beberapa ayat berdasarkan temannya. Tema-tema yang panjang juga bisa dibagi menjadi dua bagian atau lebih. atau dapat juga dikumpulkan surat-surat atau tema-tema yang pendek menjadi satu penggalan. Yang penting pembagian tersebut tidak asal-asalan, bukan berdasarkan berapa halaman atau berapa barisnya.</li>
<li>Tidak dibenarkan dan tidak diperbolehkan sama sekali melewati surat apapun sampai ia menghafalnya secara keseluruhan, seberapa pun panjangnya. Dan setelah menghafalnya secara keseluruhan, maka hendaklah diulang-ulang beberapa kali dalam tempo lebih dari satu hari.</li>
<li>Apabila di tengah shalat malam mengalami kelemahan dalam hafalan sebagian surat, maka hendaklah dilakukan pengulangan kembali disiang hari di hari berikutnya. Dalam kondisi seperti ini, tidak dibenarkan memulai hafalan baru. Kebanyakan hal seperti ini terjadi di awal-awal hari setelah menyelesaikan hafalan baru.</li>
<li>Sangat dianjurkan sekali untuk memperdengarkan surat-surat yang akan digunakan dalam shalat malam kepada orang lain.</li>
<li>Sangat baik mendidik anggota keluarga dengan metode ini. Caranya dengan membuat jadwal pekanan bagi setiap anggota keluarga dan memperdengarkan hafalan kepada mereka di siang hari, mengingatkan kepada mereka, memotivasi mereka untuk membacanya ketika shalat malam, serta membekali mereka supaya bisa berlatih sehingga tumbuh berkembang diatas al Qur’an. Dan al Qur’an bisa menjadi teman bagi mereka yang tidak bisa lepas darinya dan tidak kuasa untuk berpisah dengannya. Serta bisa menjadi lentera yang menerangi jalan kehidupan mereka.</li>
<li>Hendaklah memperhatikan cara membacanya. Bacaan harus tartil (perlahan) dan dengan suara yang terdengar oleh telinga. Bacaan yang tergesa-gesa walaupun dengan alasan ingin menguatkan hafalan baru adalah bentuk pelalaian terhadap tujuan membaca al Qur’an (untuk memperoleh ilmu, untuk diamalkan, untuk bermunajat kepada Allah, untuk memperoleh pahala, untuk berobat dengannya).</li>
<li>Tujuan dari menghafal al Qur’an bukanlah untuk menghafal lafadz-lafadznya dalam jumlah yang banyak. tetapi tujuannya adalah mengulang-ulang surat yang telah dihafal dalam shalat dengan niatan, mentadabburi al Qur’an. tetapi apabila mampu menghafal banyak surat sesuai apa yang telah disebutkan diatas, itu lebih utama dari pada sedikit menghafal. Yang terpenting adalah menerapkan kaidah diatas. Apabila menurutmu waktu sangat sempit maka ambillah kadar yang sedikit namun terus diulang-ulang.</li>
</ol>
<p>Menghafal Nama-Nama Surah Al-Qur&#8217;an<br />
Menghafal Nama-Nama Surah Al-Qur&#8217;an dengan mudah dan menyenangkan, lihat atau download di <a title="Menghafal Nama Surah" href="http://www.scribd.com/doc/4643664/Menghafal-NamaNama-Surah-AlQuran" target="_blank">http://www.scribd.com/doc/4643664/Menghafal-NamaNama-Surah-AlQuran</a></div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/24/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/24/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=24&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/review-jenius-dengan-metoda-hanifida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jenius Dengan Metode Hanifida</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/jenius-dengan-metode-hanifida/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/jenius-dengan-metode-hanifida/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Mar 2009 03:47:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Risalah]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Quran]]></category>
		<category><![CDATA[Metode]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida Hestiana Dharmastuti &#8211; detikNews Jakarta &#8211; 4 Anak dari Jombang, Jawa Timur, mengundang decak kagum. Mereka mampu menghafal Alquran 30 juz dan artinya. Bahkan mereka menghafal deretan angka secara acak dalam tempo 2 menit. Keempat anak itu adalah Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi&#8217;ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=20&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><span class="judul">4 Anak Jombang Jadi Jenius Berkat Hanifida<br />
</span></strong><span class="judul">Hestiana Dharmastuti &#8211; detikNews</span></p>
<p>Jakarta &#8211; 4 Anak dari Jombang, Jawa Timur, mengundang decak kagum. Mereka mampu menghafal Alquran 30 juz dan artinya. Bahkan mereka menghafal deretan angka secara acak dalam tempo 2 menit.</p>
<p>Keempat anak itu adalah Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi&#8217;ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9).</p>
<p>Kejeniusan mereka tidak datang sendiri. Melainkan berkat metode menghafal Hanifida. Butuh waktu 1 bulan untuk menjadi jenius berkat metode belajar inovatif ini.<span id="more-20"></span></p>
<p>Metode Hanifida ini dikembangkan oleh pasutri Hanif dan Ida yang terilhami  pemegang Rekor Pertama Daya Ingat MURI Irwan Widiatmoko. Hanif dan Ida lantas mengembangkannya ke dalam ke dalam dunia religi yaitu menghafal cepat Asmaul Husna dan Alquran.</p>
<p>&#8220;Metode Hanifida dengan model file komputer ini melatih daya ingat permanen seperti menghafal Asmaul Husna dan Alquran 30 juz selama 1 bulan lebih,&#8221; kata manajer Hanifida, Pito Sujatmiko, kepada detikcom, Jumat (20/2/2009).</p>
<p>Menurut dia, berkat belajar dengan teknik Hanifida, empat anak asal Jombang itu mampu menyebut surat-surat Alquran, ayat-ayatnya dan artinya.</p>
<p>&#8220;Misalnya, surat Al Ikhlas ayat 3. Azmi dapat menyebutkan lafal dan artinya. Kalau mengingat secara manual kan kadang menyebut dari awal surat, tetapi ini langsung disebutkan,&#8221; ujar Pito.</p>
<p>Selain menghafal Alquran, lanjut Pito, keempat anak itu mampu menyebut deretan angka hingga 100 dan menghafal materi pelajaran di sekolah.</p>
<p>&#8220;Caranya misalnya, kita menulis angka acak masing-masing 10 angka dan dibuat 10 baris. Lalu tulisan itu kita serahkan kepada si anak untuk menghafalnya selama 2 menit. Setelah itu tulisan angka kita ambil lagi. Kemudian kita meminta si anak menyebut angka pada kolom atau baris tertentu yang kita inginkan. Si anak mampu menjawab dengan benar,&#8221; beber Pito.</p>
<p>Menurut dia, keempat anak itu mampu menghafal angka mundur dari belakang hingga ke depan, dari kolom atas hingga bawah secara acak.</p>
<p>Pembaca detikcom, Habe Arifin, mengaku telah menyaksikan presentasi 4 bocah itu. &#8220;Mengagumkan banget, mereka jenius karena belajar tidak datang mendadak seperti Ponari,&#8221; komentarnya.<strong> </strong>(aan/nrl)</p>
<p><strong>Atas Saran Quraish Shihab, Hanifida Dipatenkan</strong><br />
Elvan Dany Sutrisno &#8211; detikNews<br />
Jakarta &#8211; Agar tidak dibajak, metode hafal cepat Hanifida berikut buku-bukunya telah dipatenkan. Usulan itu diberikan oleh Quraish Shihab. Metode menghafal cepat ini akan go public pada April 2009.</p>
<p>&#8220;Sesuai dengan saran Pak Quraish Shihab maka metode Hanifida lengkap dengan buku-bukunya sudah dipatenkan. Kalau membeli hanya kepada kami supaya tidak dipalsu,&#8221; kata Hanif, pencetus metode Hanifida, kepada detikcom di Klub Guru Jabodetabek, Jalan Jatipadang Nomor 23, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (20/2/2009).</p>
<p>&#8220;Kalau ingin mempelajari metode ini, buku ini wajib karena tanpa buku ini latihan tidak dapat diaplikasikan,&#8221; lanjut dia.</p>
<p>Hanif mengaku sudah keliling Indonesia menyosialisasikan metode ini. Sejumlah tokoh pun mendukung sosialisasi metode ini mulai dari Gus Mus (yang memberikan nama Hanifida), Salahuddin Wahid alias Gus Solah dan Ustad Yusuf Mansyur.</p>
<p>&#8220;Pada bulan April akan go public. Di Jakarta, kami sedang memulai tahap awal. Di mulai dari mengunjungi beberapa pondok pesantren dan responsnya sangat baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Rencananya, lanjut dia, metode Hanifida juga disosialisasikan di pertemuan Taman Pendidikan Quran se-Jabodetabek pada akhir Februari 2009. (aan/nrl)</p>
<p><strong>Aa Gym dan Yusuf Mansyur Juga Kepincut Hanifida<br />
</strong>Hestiana Dharmastuti &#8211; detikNews<br />
Jakarta &#8211; &#8220;Luar biasa sekali!&#8221; Komentar itu dilontarkan ustad terkemuka Aa Gym dan Yusuf Mansyur saat menyaksikan 4 anak dari Jombang, Jawa Timur, menghafal Alquran 30 juz dan pelajaran sekolah dengan metode Hanifida.</p>
<p>Kejeniusan Ahmad Azmi Amiq (12), Rofi&#8217;ul Majid (14), Kamila Niami Permatasari (5,5), dan Putri Fitriani (9) mendorong Ustad Yusuf Mansyur ini untuk mengundang mereka.</p>
<p>Produser film Kun Fa Yakun meminta empat anak ini untuk menularkan kepiawaian mereka menghafal Asmaul Husna, Alquran 30 juz dan artinya serta pelajaran lainnya kepada para santrinya di Sekolah Daarul Quran Internasional (SDQI), Jalan Ketapang, Cipondoh, Banten.</p>
<p>&#8220;Kita menginap di sana sejak 11 hingga 18 Februari untuk mengajarkan metode Hanifida. Alhamdulillah pada 18 Februari malam, Aa Gym juga menyaksikan praktek menghafal ini,&#8221; ujar manajer Hanifida, Pito Sujatmiko, kepada detikcom, Jumat (20/2/2009).</p>
<p>Apa komentarnya? &#8220;Luar biasa sekali,&#8221; ujar Pito menirukan ucapan Aa Gym dan Yusuf Mansyur. &#8220;Beliau mendukung dan beri apresiasi dan sosialisasi,&#8221; katanya.</p>
<p>Empat anak ini juga laris diundang oleh ibu-ibu pengajian.</p>
<p>Pito menegaskan tidak memasang tarif untuk menyosialisasikan metode menghafal cepat mutakhir ini. &#8220;Seikhlasnya, minimal untuk transportasi dan akomodasi. Ada 4 buku paket yang harus dibeli seharga Rp 120 ribu,&#8221; ujar Pito.</p>
<p>Pito mengatakan, empat anak itu akan beraksi lagi di Jakarta pada 16 Maret 2009.</p>
<p>&#8220;Rencananya pada 28 dan 29 Maret, kita akan diundang lagi oleh Ustad Yusuf Mansyur yang kelima kalinya,&#8221; kata dia.</p>
<p>Ke depan, lanjut Pito, metode Hanifida menghafal Alquran dan aplikasi pelajaran sekolah dikembangkan melalui DVD dan VCD.</p>
<p>&#8220;Metode ini punya kuda-kuda dan jurusnya, tidak monoton, enjoy dan tidak perlu mengernyitkan dada,&#8221; promosi Pito. (aan/nrl)<br />
<strong><br />
</strong></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=20&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/03/02/jenius-dengan-metode-hanifida/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Blogging-pun Membutuhkan Niat Yang Mantap!</title>
		<link>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/02/24/blogging-pun-membutuhkan-niat-yang-mantap/</link>
		<comments>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/02/24/blogging-pun-membutuhkan-niat-yang-mantap/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Feb 2009 16:20:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>doddywirawan</dc:creator>
				<category><![CDATA[DW-Umum]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://doddywirawan.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Alhamdulillah, yah ini adalah posting pertama kali setelah bikin account baru di wordpress. Loh kok hari gini baru bikin? Disela-sela kesibukan (sok sibuk sih..) sebagai wiraswastawan muda  yang lagi hanyut dalam bidang yang saya tekuni, baru saat ini bisa memantapkan niat untuk nge-blog. Wah nge-blog aja pake niat mantap segala! Sebenarnya niat mantapnya didukung 2 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=6&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alhamdulillah, yah ini adalah posting pertama kali setelah bikin account baru di wordpress. Loh kok hari gini baru bikin? Disela-sela kesibukan (sok sibuk sih..) sebagai wiraswastawan muda  yang lagi hanyut dalam bidang yang saya tekuni, baru saat ini bisa memantapkan niat untuk nge-blog. Wah nge-blog aja pake niat mantap segala!</p>
<p>Sebenarnya niat mantapnya didukung 2 hal, yang pertama memang sudah saatnya terjun juga di dunia blogger, lah yang kedua sekarang sudah punya koneksi internet sendiri-unlimited dan mobile- sehingga pas untuk mewujudkan web blog ini.</p>
<p><strong>Apakah itu Blog atau Weblog?</strong></p>
<p>Sejenak bin sekilas saya munculkan kembali definisi dari Blog yang saya petik dari Mbah Wiki Pedia, Blog (singkatan dari weblog) adalah sebuah website yang umumnya dikelola oleh individual dengan penambahan uraian catatan/diary , kejadian, atau hal lain seperti foto dan video secara rutin/berkala. Uraian yang dikirim biasanya di tampilkan secara berurutan atau dalam bahasa lain menurut penanggalan.<span id="more-6"></span></p>
<p><strong>Tujuan bikin blog bagi saya?</strong></p>
<p>Orang bikin sebuah blog tentu sangat beragam maksud dan tujuannya, ada yang untuk CV online, bisnis online, nambah kenalan de el el.</p>
<p>Nah dari situlah saya gabung semua tujuannya, cuman agak ditata rapi berupa niatannya. OOT: bukankah niatan baik seseorang akan senantiasa mendapat balasan dari-NYA? jadinya blog ini saya bangun dengan pondasi untuk membangun tali silaturahmi atau dengan bahasa lain untuk memperbanyak kenalan. Untuk tujuan yang lain insya Allah pasti akhirnya ostosmastis ngikut. Lah kok bisa? begini ceritanya.. eng ing eng&#8230;</p>
<p>First, kenalan artinya saling tukar menukar identitas, kalau kopi darat biasanya saling tukar kartu nama, makanya profil kita umumnya pasti nongkrong di situs blog kita, minim informasi kayak KTP-lah, atau yang pe-de karena backgroundnya lumayan top jadi dimasukkan semuanya ke blog-nya, jadilah CV (kurikulum pite) online.</p>
<p>Terusannya, nah bagi yang muslim pasti percaya dan yakin sesuai dawuhnya Rasulullah, bahwasanya menjalin silaturahim itu salah satu barokahnya adalah diluaskan rejekinya. Berangkat dari sinilah terkadang dan bahkan banyak blogger yang bertambah sukses dalam usahanya dengan semakin kuat dan banyaknya ikatan tali silaturahim yang dia bangun. Kalau dalam bahasa bisnis mungkin bisa disebut juga Business Network kali yee&#8230;</p>
<p>Tentunya manfaat-manfaat lain selain diatas juga akan dirasakan oleh kita khususnya saya yang baru memulai blog ini.</p>
<p>Akhirnya, salam kenal dari saya dan insya Allah dari niatan yang tulus akan senantiasa mencurahkan kebarokahan dalam kehidupan kita.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/doddywirawan.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/doddywirawan.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=doddywirawan.wordpress.com&amp;blog=6713823&amp;post=6&amp;subd=doddywirawan&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://doddywirawan.wordpress.com/2009/02/24/blogging-pun-membutuhkan-niat-yang-mantap/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/ec88966efc0eddce62c6a044e1a0a660?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">doddywirawan</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
